bagi sebagian besar ibu, terutama ibu2 muda yang baru mempunyai satu anak, anak susah makan itu menjadi salah satu hal yang sangat berat...
jujur saja, godaan terbesar bagiku, ibu muda dengan satu anak (17 bulan) adalah ketika anakku susah makan. susaaahhh banget untuk mengendalikan emosi, susaaahhh banget untuk bersabar.
pada dasarnya, aku sudah sangat paham dengan konsep nya. berdasarkan pengalamanku selama kurang lebih 1 tahun (sejak mengenalkan anakku dengan 'makan'), ada 3 sebab utama anak tidak mau makan
1. masih kenyang
2. sakit perut/mules karena ingin BAB
3. bosan dengan makanannya
1. Masih Kenyang
aku pernah denger ketika Marshanda, artis yang juga sekarang sudah menjadi ibu muda, menceritakan kesehariannya dengan putri kecilnya. ketika dia sedang menyuapi makan anaknya dan anaknya menolak untuk makan. Marshanda memilih untuk tidak melanjutkan menyuapi anaknya. katanya, "kalau anak ga mau makan, jangan dipaksa. mungkin dia memang belum mau makan karena masih kenyang atau masih malas makan. tunggu saja satu atau dua jam ke depan, dan suapi lagi."
teori ini aku coba terapkan pada anakku, zada (17m), dan ternyata benar setelah satu jam kemudian aku suapi anakku, dia mau dan HABIS. alhamdulillah...
2. Sakit Perut/Mules Karena ingin BAB
ini berlaku juga pada kita, orang dewasa. kebayang ga ketika kita sakit perut, boro2 mau makan kan ya??? begitu juga anak2, apalagi yg masih di bawah 2tahun. mereka belum bisa mengutarakan apa yang mereka rasakan. mereka hanya bisa merengek, menolak atau bahkan menangis.
kita sebagai orang tua, sebaiknya bisa membaca situasi ini dan mencoba untuk lebih bijak dalam mengambil sikap. bukankah dengan memaksa anak untuk makan justru akan menimbulkan trauma pada anak yang nantinya akan berlangsung terus-menerus??
naudzubillah.....
3. Bosan dengan Makanannya
mau ga kalo terus-terusan dikasih wortel? atau ayam? atau brokoli? setiap hari???
pasti ga mau dong ya?bosan kan?
ini juga dirasakan oleh anak2, bosan...dengan makanan yang itu2 saja.
bagaimana cara mensiasatinya??
ada beberapa cara. yang pertama, tentu saja dengan mengganti menu setiap hari, bahkan bila perlu buat list menu si kecil untuk 7 hari ke depan. jangan lupa perhatikan juga kandungan gizinya ya...
yang kedua, cara penyajian yang berbeda. sama2 nasi, tapi kali ini nasinya dibentuk boneka beruang misalnya yang dihiasi dengan wortel sbagai hidung dan kacang polong sebagai matanya. kemudian di sekelilingnya diberi irisan ayam fillet dibentuk kotak...
intinya buat tampilannya semenarik mungkin sehingga menggugah selera anak untuk memakannya...
be creative mom
mempunyai anak adalah anugerah terbesar bagi kaum wanita. be a wise mother for our children dan satu tips terakhir, SABAR SABAR dan SABAR...
:)
Dunia Ibun
Rabu, 23 Oktober 2013
Kamis, 17 Oktober 2013
Udang Asam Manis Rumahan
udang...
kayanya banyak banget yaa yang suka sama udang...
#hayoo ngacung yang suka udang?? hihihi
aku, awalnya ga suka udang. terakhir makan udang itu waktu aku kelas 6 SD..tahun berapa ya itu, lupa aku juga...hihihi, jaman baheula pisan... ^^
gara2 nya alergi, bintik2 merah sebadan2...ngeriiii..
kapok, ga mau lagi makan udang,,,
sampe waktu lagi hamil ZADA, anak pertamaku (dan memang baru satu), aku kaya yg ngidam udang, pengen banget makan udang. dan bismillah, aku makan udang dech...
alhamdulillah, ga ada gatel/bintik merah sedikit pun...
akhirnya mulai dech aku makan udang (lagi)... :)
terimakasih zada sayang... #peluk cium
naahh, mulai dech bereksplor dengan udang. kali ini, aku coba buat udang asam manis dengan resep yang sangaaaatttttt mudah. bahannya gampang di dapet dan simple banget buatnya..
check this out
bahan:
1/2 kg udang
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 bawang bombay
2 ruas jahe
sedikit tepung maezena
cabe secukupnya (kalo suka pedes)
garam&penyedap secukupnya
air secukupnya
cara membuat:
cuci bersih udang dan goreng sebentar saja.
iris bawang merah dan bawang putih tipis.
bawang putihnya dimemarkan, begitu juga jahe.
cabe diiris tipis.
goreng semua bumbu (minyaknya sedikit saja)
setelah tercium wanginya, masukan udang, dan beri sedikit air, tambahkan garam dan penyedap sesuai selera
setelah matang udangnya, masukan sedikit tepung maezena yang sudah dicairkan terlebih dahulu
aduk2 sampai mendidih.
UDANG ASAM MANIS siap dihidangkan
lebih nikmat disantap ketika hangat
selamat mencoba...
gampang kan??? :)
kayanya banyak banget yaa yang suka sama udang...
#hayoo ngacung yang suka udang?? hihihi
aku, awalnya ga suka udang. terakhir makan udang itu waktu aku kelas 6 SD..tahun berapa ya itu, lupa aku juga...hihihi, jaman baheula pisan... ^^
gara2 nya alergi, bintik2 merah sebadan2...ngeriiii..
kapok, ga mau lagi makan udang,,,
sampe waktu lagi hamil ZADA, anak pertamaku (dan memang baru satu), aku kaya yg ngidam udang, pengen banget makan udang. dan bismillah, aku makan udang dech...
alhamdulillah, ga ada gatel/bintik merah sedikit pun...
akhirnya mulai dech aku makan udang (lagi)... :)
terimakasih zada sayang... #peluk cium
naahh, mulai dech bereksplor dengan udang. kali ini, aku coba buat udang asam manis dengan resep yang sangaaaatttttt mudah. bahannya gampang di dapet dan simple banget buatnya..
check this out
bahan:
1/2 kg udang
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
1 bawang bombay
2 ruas jahe
sedikit tepung maezena
cabe secukupnya (kalo suka pedes)
garam&penyedap secukupnya
air secukupnya
cara membuat:
cuci bersih udang dan goreng sebentar saja.
iris bawang merah dan bawang putih tipis.
bawang putihnya dimemarkan, begitu juga jahe.
cabe diiris tipis.
goreng semua bumbu (minyaknya sedikit saja)
setelah tercium wanginya, masukan udang, dan beri sedikit air, tambahkan garam dan penyedap sesuai selera
setelah matang udangnya, masukan sedikit tepung maezena yang sudah dicairkan terlebih dahulu
aduk2 sampai mendidih.
UDANG ASAM MANIS siap dihidangkan
lebih nikmat disantap ketika hangat
selamat mencoba...
gampang kan??? :)
Jumat, 30 Agustus 2013
Singkong Pelangi
kayanya aku lagi punya hobi baru nii...
coba2 bikin cemilan.... :)
kali ini aku coba bikin cemilan tradisional, dengan bahan dasar singkong....
konsepnya kaya lapis, warna warni...tapi biar keren, aku kasih nama "singkong pelangi"..boleh kan yaa???
bahan :
1 kg singkong parut
gula pasir secukupnya
250 ml santan kental
1 bks agar putih
vanili secukupnya
pewarna makanan (3warna atau sesuai dengan selera)
cara membuat :
a. campur semua bahan (kecuali pewarna makanannya), aduk rata
b. bagi menjadi 3 adonan, kemudian beri warna berbeda
c. siapkan cetakan segi empat (sangat disarankan cetakan berbentuk segi panjang, bukan persegi), olesi minyak dan siapkan kukusan
d. siapkan kukusan di atas api sedang, tutup dan tunggu hingga mendidih
e. masukan adonan warna pertama, 10menit kemudian masukan adonan warna kedua, 10 menit kemudian warna ketiga (berlapis lapis gitu yaa...)
f. kukus sekitar 90menit
g. matang, angkat, tunggu dingin dulu (supaya lebih gampang mengiris nya menjadi bagian2 yang lebih kecil) dan siap disajikan
cemilan sehat untuk buah hati dan keluarga tercinta
selamat mencoba... ;)
Kamis, 18 Juli 2013
Resep Sop Ikan Patin Rumahan
ceritanya, aku yang sudah kebingungan alias kehabisan akal
nyiapin menu di rumah….ayam lagi, ikan kembung lagi, bandeng lagi, itu2 aja….aku
aja yang masak bosen, apalagi yang makan… J
di rumah, hampir semua nya kurang suka sama yang namanya
ikan, bisa dibilang hanya ikan kembung yang laris diserbu keluarga. Sudah coba
masak ikan emas dibumbu pecak, ikan nila digoreng kering, atau ikan patin
digoreng pun ga laku… L
hari ini, ada ikan patin di kulkas (belinya kemarin),
bingung mau diapain, suamiku bilang, “kalo ikan patin enak di sop”. Akhirnya
terinspirasi lah aku masak ‘sop ikan patin’ dan sebagai percobaan pertama,
rasanya lumayan lah….hehehhe
bahan yang dibutuhkan:
800ml air
500 gram ikan patin, dipotong sesuai selera
5 siung bawang merah diiris tipis
4 siung bawang putih diiris tipis
2 batang serai, dimemarkan
2 lembar daun salam
1 ruas kunyit dimemarkan
1 ruas jahe dimemarkan
2 lembar daun jeruk
2 butir jeruk nipis
1 butir tomat
Gula dan garam secukupnya
Cara membuat:
Lumuri ikan patin dengan garam dan air jeruk nipis untuk
menghilangkan bau amisnya. Didihkan air, setelah air mendidih, masukkan semua
bumbunya (bawang merah, bawang putih, serai, daun salam, kunyit dan jahe)
sampai harum. Setelah harum, masukkan ikan patin, daun jeruk, tomat, dan
tambahkan gula garam sesuai selera. Pastikan ikan patin benar2 matang dan siap
disajikan..
Lebih nikmat disantap selagi hangat…
Sebagai informasi,
gizi yang terkandung dalam ikan patin itu sangat baik untuk kesehatan, bahkan
mirip dengan ikan salmon/ikan tuna yang harganya jauh lebih mahal. Hehe, emak2
selalu ngomongin harga.. :D
Manfaat ikan patin bagi kesehatan ditandai
dengan adanya kandungan lemak lebih rendah dibanding ikan jenis lain, terutama
dua asam lemak esensial DHA yaitu kira-kira sebesar 4,74 % dan EPA yaitu
kira-kira sebesar 0,31 %. Kedua jenis omega-3 asam lemak ini biasanya
dihasilkan dari jenis ikan yang hidup di air dingin seperti ikan salmon, ikan
tuna, dan ikan sarden. Kadar lemak total yang terkandung dalam daging ikan
patin adalah sebesar 2,55 % sampai dengan 3,42 %, dimana asam lemak tak jenuh
nya adalah di atas 50 %. Asam oleat adalah asam lemak tak jenuh tunggal
yang paling banyak terkandung di dalam daging ikan patin yaitu sebesar 8,43 %.
Berdasarkan hasil dari
penelitian, kandungan gizi di dalam ikan patin yang berupa lemak tak jenuh
(USFA sebesar 50 %) sangat bagus untuk mencegah terjadinya resiko penyakit Kardiovaskular.
Lemak tak jenuh juga bermanfaat untuk menurunkan besarnya kadar kolesterol
total dan kolesterol LDL yang terkandung di dalam darah sehingga dapat mencegah
dan mengurangi terkena penyakit jantung koroner.
Kalo dilihat dari
rendahnya kadar kolesterol yang terkandung dalam daging ikan patin (
21-39mg/100 gram), ikan
patin sangat bagus bagi temen2 yang sedang menjalankan program diet
karena bisa mengurangi asupan kolesterol harian di dalam menu makanan temen2.
Jadi, jangan ragu untuk menyajikan menu sehat ini buat
orang2 tersayang yaa…
Selamat mencoba…
^_^
Kamis, 13 Juni 2013
ZADA
ZADA, anakku....
iya, anak pertamaku, perempuan......sekarang usianya sudah 13bulan....sudah bisa jalan sejak dia usia 10bulan...
sejak ZADA lahir, aku memutuskan untuk resign dari tempat kerjaku karena aku ga rela ZADA dibesarkan oleh orang lain... :)
hari2 baru aku lewati dengan cukup berat.bergadang tiap malam, ngurus anak dari A-Z yang semuanya benar2 baru, bagaimana cara menyusui yang benar, memandikan, memakaikan baju, dan semua yang berhubungan dengan 'how to be a good mom'
aku ga sadar kalau ternyata aku terkena baby blues syndrome, aku tersadar waktu ZADA sudah usia 4bulan, itu karena aku ngobrol sama sepupu. dia cerita tentang pengalaman dia dulu waktu baru melahirkan. panjang lebar, kesana kemari, dan ternyata "GLEG", ciri2nya sama dengan yang aku rasakan....
sesampainya aku di rumah, aku langsung browsing tentang baby blues syndrome. aku baru tahu kalau BBS itu ada macamnya....dan aku termasuk yang over protective ke anak.....aku ga percaya dengan orang lain, aku pengen semua urusan anakku aku yang handle....
iya, jujur, BBS ini membawa dampak buruk buatku. aku jadi emosional, sedikit2 marah....dan ini berlangsung cukup lama...sedih rasanya....
walaupun aku sadar akan adanya BBS yang sedang melandaku, aku ga bisa mengontrol emosiku...
seiring berjalannya waktu dan dukungan suamiku, alhamdulillah aku bisa 'sembuh'....
dan sekarang aku melewati hari2ku menjadi seorang ibu dengan sangat indah...
menjadi seorang istri bagi suamiku tercinta dengan tulus...
buat temen2 yang juga mengalami BBS, yakin temen2 juga akan 'sembuh' dan akan lebih menikmati posisi baru temen2 sekarang...
~~~~love my little family~~~
iya, anak pertamaku, perempuan......sekarang usianya sudah 13bulan....sudah bisa jalan sejak dia usia 10bulan...
sejak ZADA lahir, aku memutuskan untuk resign dari tempat kerjaku karena aku ga rela ZADA dibesarkan oleh orang lain... :)
hari2 baru aku lewati dengan cukup berat.bergadang tiap malam, ngurus anak dari A-Z yang semuanya benar2 baru, bagaimana cara menyusui yang benar, memandikan, memakaikan baju, dan semua yang berhubungan dengan 'how to be a good mom'
aku ga sadar kalau ternyata aku terkena baby blues syndrome, aku tersadar waktu ZADA sudah usia 4bulan, itu karena aku ngobrol sama sepupu. dia cerita tentang pengalaman dia dulu waktu baru melahirkan. panjang lebar, kesana kemari, dan ternyata "GLEG", ciri2nya sama dengan yang aku rasakan....
sesampainya aku di rumah, aku langsung browsing tentang baby blues syndrome. aku baru tahu kalau BBS itu ada macamnya....dan aku termasuk yang over protective ke anak.....aku ga percaya dengan orang lain, aku pengen semua urusan anakku aku yang handle....
iya, jujur, BBS ini membawa dampak buruk buatku. aku jadi emosional, sedikit2 marah....dan ini berlangsung cukup lama...sedih rasanya....
walaupun aku sadar akan adanya BBS yang sedang melandaku, aku ga bisa mengontrol emosiku...
seiring berjalannya waktu dan dukungan suamiku, alhamdulillah aku bisa 'sembuh'....
dan sekarang aku melewati hari2ku menjadi seorang ibu dengan sangat indah...
menjadi seorang istri bagi suamiku tercinta dengan tulus...
buat temen2 yang juga mengalami BBS, yakin temen2 juga akan 'sembuh' dan akan lebih menikmati posisi baru temen2 sekarang...
~~~~love my little family~~~
Langganan:
Postingan (Atom)


